Detail Cantuman Kembali
pengaruh variasi arus listrik pada proses pengelasan MIG terhadap kekuatan tarik dan tekuk aluminium 5083
Dalam industri kapal kecil yang biasanya berbahan material aluminium. Seri aluminium yang paling umum digunakan pada industri kapal kecil adalah Aluminium 5083. Karena aluminium 5083 mempunyai komposisi paduan kimia yang lebih baik, sehingga memiliki kekuatan tarik dan tekuk yang tinggi jika dibandingkan dengan aluminium seri yang lain. Jenis pengelasan yang cocok untuk aluminium adalah las MIG. Pada pengelasan MIG ini menggunakan arus listrik 150 Ampere, 165 Ampere, dan 180 Ampere. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi arus listrik pada pengelasan MIG terhadap sifat mekanik aluminium 5083. Untuk pembuatan spesimen uji tarik dan tekuk menggunakan standar AWS, serta untuk pengolahan data hasil pengujian menggunakan analysis of variance (ANOVA). Pada hasil pengujian tarik dengan nilai kekuatan maksimal terdapat pada spesimen dengan variasi arus 180 Ampere , senilai 287,78 Mpa. Pada hasil pengujian tarik dengan nilai kekuatan mulur tertinggi terdapat pada spesimen dengan variasi arus 180 Ampere, senilai 199,42 Mpa. Sedangkan pada hasil pengujian tarik dengan nilai modulus elastisitas tertinggi terdapat pada spesimen dengan variasi arus 150 Ampere, senilai 43,4 Mpa. Pada hasil pengujian tekuk, spesimen uji dengan variasi arus listrik 180 Ampere tidak terdapat open defect dan crack. Kesimpulan dari analisis data dengan menggunakan one-way ANOVA, menyatakan bahwa pengujian tarik dan tekuk yang dihasilkan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil pengelasan MIG dengan menggunakan variasi arus listrik.
621.20.15 Far p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
xiv, 92 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







